. Manusia dan Hewan menurut Islam

Category: info

PENDAHULUAN

                Manusia diciptakan oleh Allah SWT dari tanah yang bercampur dengan setetes air mani, yang telah dijelaskan pada surat Al – Mu’minun  (12 -14). Dengan, tujuan agar manusia beriman kepada Allah (QS. Al - Baqoroh 2:21). Dan, Allah hendak menguji manusia dengan perintah dan larangan, maka Allah menjadikan manusia mendengar  dan melihat ( QS. Al – Insaan, 76:2).

                Namun, sebagaimana kita ketahui,  Allah menciptakan makhluk lain di Bumi. Sebagai  contoh Allah menciptakan binatang dan tumbuhan yang ditakdirkan untuk membantu kelangsungan hidup manusia.

Karena kodrat manusia sebagai kholifah , maka manusia menduduki derajat paling tinggi di bumi. Yaitu diantaran hewan dan tumbuhan dengan  dikaruniai akhlak dan akal, manusia memiliki martabat yang mulia.

1.PERSAMAAN ANTARA MANUSIA DAN HEWAN

Di era modern, manusia mulai melupakan takdir mereka sebagai Kholifah dan kewajiban untuk bertakwa dan beriman. Pada era globalisasi, era  dimana kejahatan adalah hal yang Universal, dimana manusia dengan miskin moral dan akhlak,penyimpangan sosial dan budaya, atau sesuatu yang bisa didefinisikan lebih spesifik dengan hilangnya iman manusia. Sehingga boleh dikatakan manusia dengan jiwa non manusiawinya (seperti hewan).

                Karena pada dasarnya manusia adalah sebangsa hewan ( Dalam ilmu science, kingdom manusia adalah Animalia). Dimana manusia memiliki banyak kesamaan dengan binatang. Allah telah memberikan suatu kesamaan antara manusia dan hewan yaitu hawa nafsu. Dalam hal ini, Nafsu untuk bertahan hidup,makan,dan bereproduksi.

                Selain hawa nafsu manusia dan hewan juga memiliki persamaan yaitu sama-sam sama ciptaan Allah. Maka dari pada itu hewan dan manusia juga memiliki hak untuk hidup di dunia oleh karena itu. Kita manusia harus ikut melestarikan lingkungan agar tidak terjadi kepunahan pada binatang yang sekarang sedang mulai terjadi.

2. PERBEDAAN ANTARA MANUSIA DAN HEWAN

                Disamping memiliki persamaan manusia dan hewan juga memiliki bedaan yaitu:

a)      Manusia memiliki pengetahuan yang dapat mencakup berbagai macam informasi dan memiliki pandangan yang luas, sedangkan hewan hanya dibekali pengetahuan yang dangkal.

b)      Pengetahuan manusia dari sisi external menuju sisi realitas internal dan tidak terbatas, sementara hewan pengetahuannya bersifat parsial/khusus, tidak universaldan tidak umum serta regional( terbatas hanya dalam wilayah tertentu.

c)       Manusia dapat mengetahui sejarah asal mulanya dan manusia dapat menyusun apa yang akan menjadi masa depannya, namun hewan pengetahuannya terbatas pada saat ini, karena itu hewan tidak bisa berpikir tentang masa depannya.

d)      Manusia memiliki sifat idealis dengan cita – cita dan pemikirannya, sementara hewan tingkat keinginan nya  dan hasrat yang dimiliki terbatas.

e)      Manusia adalah makhluk dengan spiritual yang tinggi, sedangkan hewan tidak memiliki kebutuhan spiritual dan nilai moral.

3. PERBEDAAN YANG MENDASAR ANTARA MANUSIA DAN HEWAN

a)      Manusia diciptakan oleh Allah dengan kepatuhan menyembah Allah, hawa nafsu dan akal pikiran. Dimana akal hapikiran hanya dimiliki manusia sebagai ciptaan Allah SWT. Inilah hal yang paling Manusia yaitu cari sasaran yang bersifat non material dan tidak mendatangkan keuntungan  material,sementara hewan kebutuhan yang diperlukan hanya material,seperti tidur dan makan.

b)      Manusia memiliki dedikasi kepada akidah dan ideology yang suci serta bersifat manusiawi, sementara hewan bersifat seketika,yaitu berkaitan dengan masa sekarang. M embedakan manusia dengan makhluk lainnya. Sehingga manusia ledih tahu,lebih mengerti, dan lebih tinggi tingkat keinginannya.

MATERI 2

1.MENURUT ASALNYA AGAMA-AGAMA DIKELOMPOKKAN MENJADI DUA

Para agamawan berargumentasi bahwa asal-usulnya agama yang dianut oleh manusia dikelompokkan dalam dua bagian yaitu agama kebudayaan / tabi’I / ardhi yaitu agama yang bukan dari tuhan melainkan terbentuk dari budaya-budaya yang berkembang di masyarakat sehingga melembaga dalam bentuk agama formal. Yang kedua agama samawi atau agama wahyu yaitu agama yang datang dari tuhan melalui malaikat-Nya dan utusan-Nya.

Dalam perjalanannya kedua agama diatas banyak sekali perubahan terutama dalam hal kepercayaan, upacara dan kelembagaan agama. Kalau ditijau secara ilmiah ada dua hal yang menyebabkan perubahan pada agama yaitu adanya proses degenerasi (perusak) dan persentuhan agama dengan berbagai keyakinan dan kepercayaan.

Ada dua agama yang didasarkan kepada siapa dan apa dia menyembah. Yaitu agama spiritualisme dan materialisme. Agama spiritualisme adalah agama yang menyembah pada sesuatu yang ghoib atau tidak tampak secara lahiriah. Agama spiritual dikelompokkan menjadi dua yaitu agama ketuhanan (monoteisme dan politeisme ) dan agama penyembah roh (animisme dan dinamisme). Agama Materialisme pada hakekatnya adalah sa,a seperti agama spiritualisme yaitu percaya kepada yang ghoib akan tetapi ada perbedaan yang mendasari agama matrealisme yaitu agama matrealisme menekankan kepada pengakuan fisik material patung itu dari pengagungan jiwa yang ada dalam berhala atau bangunan tertentu.  

2. ISLAM ADALAH AGAMA YANG BERASAL DARI ALLOH, BUKAN BUATAN MANUSIA

 

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ

Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali ‘Imran: 19)

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ

“Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya.” (QS. Ali ‘Imran: 85)

Dan itulah agama Allah ‘Azza wa Jalla, Syari’atNya kepada hambaNya, dan itulah apa yang telah diturunkan kepada Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, inilah Islam yang merupakan wahyu dari Allah ‘Azza wa Jalla. Syari’at dari Allah, dan bukanlah gabungan dari sistem buatan manusia baik itu Komunisme atau sistem Kapitalis yang kufur, siapa yang berkata demikian maka dia kafir. Hal tersebut menyebabkan murtad dari agama Islam.

Ini sama saja dia menyatakan: Sesungguhnya Islam bukan merupakan agama dari Allah, bukan syari’at dari Allah tetapi hanyalah berasal dari sistem buatan manusia sebagaimana perkataan kaum musyrikin,

 

 

وَقَالُوا أَسَاطِيرُ‌ الْأَوَّلِينَ اكْتَتَبَهَا فَهِيَ تُمْلَىٰ عَلَيْهِ بُكْرَ‌ةً وَأَصِيلًا

Dan mereka berkata: “Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang.” (QS. Al-Furqan: 5)

Dan juga sebagaimana perkataan orang kafir,

إِنْ هَـٰذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ

“Ini tidak lain hanyalah perkataan manusia.” (QS. Al-Mudatsir: 25)

Dan hal tersebut merupakan kekufuran kepada Allah ‘Azza wa Jalla, na’am. Tidak ada wihdatul adyan, tidak ada persatuan di dalam agama-agama. Tidak ada agama (yang benar) melainkan Islam. Agama yang masih ada dari agama-agama lainnya maka hal itu:

§  Telah dihapuskan (dengan datangnya Islam), seperti agama Yahudi dan Nashrani.

§  Atau agama bathil, seperti watsaniyyah (Hindu, Budha, Konghuchu, dll)

Maka tidak ada agama (yang benar) melainkan agama Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

3.ISI SURAT ALI IMRON 19, ALI IMRON 85, AL-BAQOROH 132

a) Surat Ali – imron 19

 

“ bahwasanya, agama (yang diridhoi) disisi Allah hanyalah islam, dan tiada berselisih orang-orang yang telah diberi kitab, melainkan sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) diantara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah itu sangat cepat siksanya”.

                Bahwasannya segenap agama dan setiap syariat yang dibawa nabi oleh nabi-nabi,hanya islam, yaitu tunduk,menurut, menyerahkan diri, perdamaian, mentauhidkan Allah dan berlaku adil dalam segala perkara. Walaupun sebagian pekerjaan berbeda antara satu dengan yang lain. Islamlah yang diwasiatkan oleh para nabi-nabi kepada umat-Nya. Pendek kata, agama yang diridhoi Allah sejak menjadikan mahluk sampai hari kiamat adalah Islam. Yakni menyerahkan diri kepada Allah dengan secara mutlak menyerahkan jiwa dan hatikepada Allah sendiri. Maka tak ada hukun yang kita pegangi melainkan yang disyaratkan-nya. Muslim hakiki, ialah orang yang suci kepercayaannya dari syirik dan musrik dalammelaksanakan segala amalan-Nya serta beriman yang kokoh.

 

 

b). Qs Ali Imron 85


وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“barang siapa mencari agama selain agama Islam ,maka sekali-kali tidak lah akan diterima( agama itu) dari padannya,dan dia di akhirat termasuk orang orang yang rugi”

Barang siapa mencari agaman yang selain Islam, atau tidak tunduk kepada hak-hak Allah. Agama yang tidak membawa kita pada tunduk dan menurut ke pada Al- Qur’an, dipandanglah adat resam yang tidak member faedah bahk.an, menambah rusak dijiwa saja, lalu menjadi sumber permusuhan.inilah sebabnya segala agama yang selain islam tidak dterima Allah

c) Qs Al-Baqoroh : 132

 

وَوَصَّى بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا

وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yaqub, (Ibrahim berkata): `Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam`.(QS. 2:132)

Pada ayat ini Ibrahim a.s. dan Yakub a.s. berwasiat kepada putra-putranya, bahwa Allah swt. telah memilih agama untuk mereka dan menganut agama itu selama-lamanya. 

Agama yang dimaksud itu dijelaskan oleh ayat selanjutnya yaitu: "dan janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam." 

Allah swt. menegaskan bahwa agama yang hak di sisi-Nya ialah agama Islam. 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images